Pengetahuan

Kelas Akurasi CT: Menjelajahi Standar Pengukuran dan Kalibrasi

Aug 30, 2024 Tinggalkan pesan

Transformator arus (CT) merupakan komponen penting dalam perlindungan dan pemantauan sistem tenaga. Mereka bertanggung jawab untuk menyediakan keluaran arus proporsional ke relai proteksi, sehingga memungkinkan untuk mendeteksi kesalahan atau kelainan apa pun pada sistem tenaga. Namun, keakuratan CT sangat penting untuk memastikan pengoperasian relai proteksi yang benar.

Akurasi CT ditentukan oleh kelas akurasi tersertifikasi yang tertera pada papan nama. misalnya, kelas akurasi CT 0.3 berarti CT adalah
disertifikasi akurat dalam 0.3 % dari nilai rasio pengenalnya untuk arus primer sebesar 100 persen dari rasio pengenal.
CT dengan rasio pengenal 200/ 5 dengan kelas akurasi 0,3 akan beroperasi dalam 0,45 % dari nilai rasio pengenalnya untuk arus primer sebesar
100 amp yaitu untuk arus primer 100A disertifikasi untuk menghasilkan arus sekunder antara 2.489 amp dan 2.511 amp.
Akurasi ditentukan sebagai % rentang usia dan diberikan untuk beban maksimum sebagaimana dinyatakan dalam VA. Beban total mencakup resistansi masukan meter dan resistansi loop kawat serta sambungan antara CT dan meter. Contoh: Beban {{0}}.0 VA. Penurunan Tegangan Maksimum=2.0 VA / 5 Amps= 0.400 Volt.
Resistansi Maksimum=Tegangan / Arus=04.00 Volt / 5 Amps=0.080 Ohm.
Jika resistansi masukan meter adalah {{0}}.010Ω, maka 0,070Ω diperbolehkan untuk resistansi loop kawat, dan sambungan antara CT dan meter.

Penting untuk diingat bahwa keakuratan CT dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti suhu CT, frekuensi arus masukan, dan kualitas insulasi belitan primer. Oleh karena itu, kalibrasi dan pemeliharaan CT secara berkala diperlukan untuk memastikan keakuratannya.

Kirim permintaan