Pengetahuan

Bagaimana melakukan tes injeksi primer pada trafo arus

Sep 29, 2024 Tinggalkan pesan

Tes injeksi primer sangat penting untuk memvalidasi integritas transformator arus. Pengujian ini membantu menentukan apakah trafo arus mengukur arus secara akurat dan berfungsi dengan benar. Pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana melakukan uji injeksi primer pada trafo arus.

Pengujian ini untuk memastikan rangkaian CT terhubung dengan benar dengan inti yang sesuai dan tidak ada campur aduk dalam rangkaian (identifikasi fasa).
sambungan harus dibuat. Pembumian satu titik harus diverifikasi untuk sirkit CT, sebelum memulai pengujian ini. Suntikkan 25% arus primer terukur antara satu fasa dan bumi dengan semua beban terhubung. Ukur arus sekunder di semua titik rangkaian CT. Itu akan dilakukan untuk tahap lainnya.

Tes injeksi primer mengukur kinerja trafo arus, termasuk saturasi, rasio, dan pergeseran fasa. Tes ini memerlukan peralatan khusus, yang mahal dan memerlukan pengalaman tingkat tinggi agar dapat digunakan secara akurat.

Langkah-langkah berikut ini penting untuk memastikan keberhasilan uji injeksi primer:

Langkah 1: Siapkan peralatan uji

Peralatan uji terdiri dari injektor arus primer dan alat ukur yang sesuai untuk mencatat keluaran belitan sekunder. Pastikan semua sambungan kencang dan terisolasi dengan baik untuk menghindari kecelakaan. Kunci peralatan uji untuk mencegah aktivasi yang tidak disengaja selama pengujian.

Langkah 2: Siapkan CT untuk tes

Cabut kabel sekunder CT dari sistem dan pendekkan belitan sekunder ke ground. Atur CT ke peringkat arus sekunder nominal. Pastikan belitan primer terhubung dengan benar ke injektor arus. Pastikan polaritas belitan primer sudah benar.

Langkah 3: Lakukan tes

Aktifkan injektor arus primer dan verifikasi bahwa bentuk gelombang arus mendekati bentuk gelombang sinusoidal. Tingkatkan arus primer secara bertahap hingga mencapai arus beban penuh terukur. Catat arus primer aktual dan keluaran arus sekunder yang diukur.

Langkah 4: Analisis hasil tes

Bandingkan arus primer aktual dan keluaran arus sekunder yang diukur. Hitung rasio trafo arus dan tentukan persentase kesalahan di antara keduanya. Periksa adanya pergeseran fasa dan pastikan pergeseran tersebut berada dalam batas yang ditentukan pabrikan.

Kirim permintaan